Kaulah Penentunya

Tersurat kehidupan
Telah ditentu jalanan
Namun jangan seali menyerah

Di antara kenikmatan
Ada terselit kepayahan
Semuanya cabaran

Dunia tak bersalah
Manusia yang mewarnakan
Cerminlah diri sendiri

Perjuangan berlarutan
Begitu tafsiran hidup
Tewas jaya di tanganmu

Tiap ada cita-cita
Tabah digegar dugaan
Dunia di tanganmu